Kini kumencari cinta yang HAKIKI.... Cinta yang tiada berbelah bahagi.... Daku mencari cinta yang hakiki.... Cinta yang bisa membuka mata hati....
Thursday, November 11, 2010
PHD @ K.E.R.J.A ??
Alhamdulilah kita diberikan ruang untuk bernafas di atas muka bumi Allah swt ini. Mungkin ini yang berlegar-legar dalam kepala pelajar-pelajar Master yang hampir kepada penghujungnya. Selepas master PHD pula?????Hmmmmmmm susah untuk membuat keputusan juga.Bukan tidak berminat untuk menyambung belajar tapi pelbagai perkara yang perlu difikir dan dipertimbangkan untuk menyambung pelajaran.Tak minat untuk belajar lagi??Itu bukan jawapannya.Minat yang mendalam dalam mempelajari ilmu masih tinggi tetapi banyak perkara perlu dipertimbangkan.Sekarang rakan-rakan banyak yang tengah berusaha mencari pekerjaan dengan menghantar resume kepada pihak-pihak tertentu termasuk empunya diri ini juga. Semua ini memerlukan pengorbanan. Hati meronta-ronta untuk bekerja mencari rezeki dari titik peluh sendiri dan membantu keluarga. Hati berasa ingin menjadi orang berkerjaya pulak hehehe. InsyaAllah, Allah akan permudahkan semua urusan ini. Jika dengan bekerja akan menjadikan kita manusia yang lagi baik. InsyaAllah ada lah rezeki tu. Jika menyambung pelajaran mengubah kita menjadi manusia yang lagi baik juga, InsyaAllah ada rezekinya juga. Apapun sebagai manusia biasa, kita perlu banyak berdoa dan terus berdoa untuk mendapat kejayaan di dunia dan akhirat. Redha & Tawakal segala ketentuanNya.Amin
Sunday, August 22, 2010
Keadaan mula genting
Baru teringat untuk mengaktifkan blog ini. Semakin hari semakin lupa kewujudan blog tercinta ini. Sayang juga blog ni sebenarnya cuma tak pandai nak tunjuk sahaja :-) Sekarang...hari semakin suntuk untuk menyiapkan satu disertasi yang lengkap..sekarang bulan puasa dah tak lama lagi bakal menyambut Aidilfitri pula.Perasaan sekarang??mood raya tiada sangat..tak tahu kenapa ada perasaan macam ini.Mungkin perasaan takut memikirkan disertasi yang tak siap-siap lagi. Takut macamana pun kena tempuh juga..kena hadapi juga. Waktu sekarang hanya berserah kepada Allah sahaja. Semoga dipermudahkan segala urusanku.Harap-harap diberi kekuatan dan rasa semangat yang berkobar-kobar untuk siapkan disertasi. Minta jauh-jauh perasaan malas hadir dalam diri. Semoga Allah memberi diri ini kekuatan dan dipermudahkan semuanya..amin.
Wednesday, March 3, 2010
MASALAH UMAT ISLAM HARI INI
Tema ini adalah suatu upaya untuk menggambarkan akan keadaan dunia Islam kontemporer (saat ini) dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Kondisi umat Islam saat ini penuh dengan kelemahan. Kelemahan-kelemahan itu terkait dengan kapasitas intelektual dan masalah moral. Kelemahan dalam kapasitas intelektual (Al Jahlu).
Kelemahan umat Islam yang terkait dengan kapasitas intelektual
- Dho'fut Tarbiyah (lemah dalam pendidikan)
Kelemahan dalam aspek pendidikan formal dan informal (pengkaderan) sangat dirasakan oleh umat Islam masa kini. Jika pendidikan juga pembinaan dan pengkaderan lemah maka akan mustahil melahirkan anasir-anasir dalam nadhatul umat (kebangkitan umat).
- Dho'fut Tsaqofah (lemah dalam ilmu pengetahuan)
Dewasa ini sedang sangat pesat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tetapi umat Islam terasa tertinggal bila dibandingkan umat yang lainnya, ini disebabkan kerana wawasan umat Islam yang sempit dan terbatas juga lemah dalam mengembangkan ilmu pengetahuan ini disebabkan kemahuan umat untuk menuntut ilmu sangat rendah.
- Dho'fut Takhthith (lemah dalam perencanaan-perencanaan)
Umat Islam sekarang ini tidak memiliki strategi yang jelas. Rencana perjuangannya penuh dengan misteri. Hal tersebut disebabkan umat Islam tidak diproduk dari pembinaan-pembinaan yang baik dan tidak memiliki wawasan ilmu pengetahuan yang memadai.
- Dho'fut Tanjim (lemah dalam pengorganisasian)
Sekarang ini terjadi gerakan-gerakan yang mengkibarkan bendera kebathilan, mereka membangun pengorganisasian yang solid sementara umat Islam lemah dalam pengorganisasian sehingga kebathilan akan di atas angin sedangkan umat Islam akan menjadi pihak yang kalah. Sesuai perkataan khalifah Ali ra "Kebenaran tanpa sistem yang baik akan dikalahkan oleh kebathilan yang terorganisasi dengan baik".
- Dho'ful Amniyah (lemah dalam keamanan)
Masa kini umat Islam lengah dalam menjaga keamanan diri dan kekayaan baik moral dan material sehingga negeri-negeri muslim yang kaya akan sumber daya alam dirompak oleh negeri-negeri non muslim. Begitu pula dengan Iman, umat lslam tidak lagi menjaganya tidak ada amniyah pada aqidah dan dibiarkan serbuan-serbuan aqidah datang tanpa ada protection yang memadai.
- Dho'fut Tanfidz (lemah dalam memobilisasi potensi-potensi diri)
Umat Islam dewasa ini tidak menyedari bahawa begitu banyak nikmat-nikmat yang Allah SWT berikan dan tidak mensyukurinya. Jika umat Islam mensyukuri segala nikmat Allah dari bentuk syukur itu akan muncul kuatut tanfidz iaitu kekuatan untuk memobilisasi diri dan sekarang umat Islam lemah sekali dalam memobilisasi diri apalagi memobilisasi secara kolektiviti.
Kelemahan dalam problematika moral (Maradun Nafs)
Kelemahan-kelemahan dalam masalah moral yang terjadi pada umat Islam sekarang iaitu:
- Adamus Saja'ah (hilangnya keberanian)
Umat Islam tidak seperti dahulu yang berprinsip laa marhuba illalah (tiada yang ditakuti selain Allah) sehingga tidak memiliki keberanian seperti orang-orang terdahulu yakni Rasulullah dan para sahabatnya yang terkenal dengan sifat keberanian. Sekarang ini umat Islam mengalami penyakit Al Juban (pengecut). Rasa takut dan berani itu berbanding terbalik sehingga jika seorang umat Islam takut kepada Allah maka ia akan berani kepada selain Allah tetapi sebaliknya jika ia takut kepada selain Allah maka ia akan berani menentang aturan-aturan Allah SWT.
- Adamus Sabat (hilangnya sikap teguh pendirian)
Umat Islam mulai memperlihatkan mudah mengalami penyimpangan-penyimpangan dan perjalanan hidupnya karena disebabkan oleh :
1. termakan oleh rayuan-rayuan
2. terserang oleh intimidasi atau terror-terror.
Salah satu illutrasi hilangnya thsabat (keteguhan) ini adalah prinsif-prinsif hidup kaum muslimin tidak lagi dipegang hanya sering diucapkan tanpa dipraktikan. Sebagai contoh Islam mengajarkan kebersihan sebahagian dari Iman tetapi di negari-negeri kaum muslim keadaannya tidak bersih menjadi pemandangan pada umumnya.
- Adamut Dzikriyah (hilangnya semangat untuk mengingat Allah)
Dalam Islam lupa diri sebab utamanya ialah karena lupa kepad Allah. Umat Islam dzikirullah-nya lemah maka mereka kehilangan identiti mereka sendiri sebagai Al Muslimum. Sebagaimana Allah berfirman dalam Al-Quran surah Al Hasyr ayat 19:
"Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik".
- Adamus Sabr (hilangnya kesabaran)
Kesabaran merupakan salah satu pertolongan yang paling pokok bagi keberhasilan seorang muslim, sesuai firman Allah dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah 153:
"Hai orang-orang beriman mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar".
Kesabaran meliputi:
1. Ashabru bitha'at (sabar dalam ketaatan)
2. Ashabru indal mushibah (ketaatan ketika ditimpa musibah)
3. Ashabru anil ma'siat (sabar ketika menghadapi maksiat)
Sebagai umat Islam harus memiliki kesabaran ketiganya.
- Adamul Ikhlas (hilangnya makna ikhlas)
Ikhlas tidak selari dengan tulus. Tulus ertinya melakukan sesuatu tanpa perasaan terpaksa padahal boleh sahaja orang itu ikhlas walaupun ada perasaan terpaksa. Contohnya pada seseorang yang melakukan solat subuh yang baru sahaja jaga malam sehingga sangat terasa mengantuk tetapi karena solat adalah suatu kewajiban perintah Allah swt ia tetap mengerjakannya.
- Adamul Iltizam (hilangnya komitmen)
Dewasa ini kaum muslimin kebanyakan tidak istiqomah berkomitmen terhadap Islam bahkan tidak sepenuhnya sedar bahawa Islam harus menjadi pengikat utama dalam hidupnya sehingga mereka banyak menggunakan isme-isme yang lain.
Di petik dari: www.iluvislam.com (03/03/2010)
Oleh : Ust. M Ihsan Arliansyah Tanjung
editor: azzahra_solehah
Kelemahan umat Islam yang terkait dengan kapasitas intelektual
- Dho'fut Tarbiyah (lemah dalam pendidikan)
Kelemahan dalam aspek pendidikan formal dan informal (pengkaderan) sangat dirasakan oleh umat Islam masa kini. Jika pendidikan juga pembinaan dan pengkaderan lemah maka akan mustahil melahirkan anasir-anasir dalam nadhatul umat (kebangkitan umat).
- Dho'fut Tsaqofah (lemah dalam ilmu pengetahuan)
Dewasa ini sedang sangat pesat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tetapi umat Islam terasa tertinggal bila dibandingkan umat yang lainnya, ini disebabkan kerana wawasan umat Islam yang sempit dan terbatas juga lemah dalam mengembangkan ilmu pengetahuan ini disebabkan kemahuan umat untuk menuntut ilmu sangat rendah.
- Dho'fut Takhthith (lemah dalam perencanaan-perencanaan)
Umat Islam sekarang ini tidak memiliki strategi yang jelas. Rencana perjuangannya penuh dengan misteri. Hal tersebut disebabkan umat Islam tidak diproduk dari pembinaan-pembinaan yang baik dan tidak memiliki wawasan ilmu pengetahuan yang memadai.
- Dho'fut Tanjim (lemah dalam pengorganisasian)
Sekarang ini terjadi gerakan-gerakan yang mengkibarkan bendera kebathilan, mereka membangun pengorganisasian yang solid sementara umat Islam lemah dalam pengorganisasian sehingga kebathilan akan di atas angin sedangkan umat Islam akan menjadi pihak yang kalah. Sesuai perkataan khalifah Ali ra "Kebenaran tanpa sistem yang baik akan dikalahkan oleh kebathilan yang terorganisasi dengan baik".
- Dho'ful Amniyah (lemah dalam keamanan)
Masa kini umat Islam lengah dalam menjaga keamanan diri dan kekayaan baik moral dan material sehingga negeri-negeri muslim yang kaya akan sumber daya alam dirompak oleh negeri-negeri non muslim. Begitu pula dengan Iman, umat lslam tidak lagi menjaganya tidak ada amniyah pada aqidah dan dibiarkan serbuan-serbuan aqidah datang tanpa ada protection yang memadai.
- Dho'fut Tanfidz (lemah dalam memobilisasi potensi-potensi diri)
Umat Islam dewasa ini tidak menyedari bahawa begitu banyak nikmat-nikmat yang Allah SWT berikan dan tidak mensyukurinya. Jika umat Islam mensyukuri segala nikmat Allah dari bentuk syukur itu akan muncul kuatut tanfidz iaitu kekuatan untuk memobilisasi diri dan sekarang umat Islam lemah sekali dalam memobilisasi diri apalagi memobilisasi secara kolektiviti.
Kelemahan dalam problematika moral (Maradun Nafs)
Kelemahan-kelemahan dalam masalah moral yang terjadi pada umat Islam sekarang iaitu:
- Adamus Saja'ah (hilangnya keberanian)
Umat Islam tidak seperti dahulu yang berprinsip laa marhuba illalah (tiada yang ditakuti selain Allah) sehingga tidak memiliki keberanian seperti orang-orang terdahulu yakni Rasulullah dan para sahabatnya yang terkenal dengan sifat keberanian. Sekarang ini umat Islam mengalami penyakit Al Juban (pengecut). Rasa takut dan berani itu berbanding terbalik sehingga jika seorang umat Islam takut kepada Allah maka ia akan berani kepada selain Allah tetapi sebaliknya jika ia takut kepada selain Allah maka ia akan berani menentang aturan-aturan Allah SWT.
- Adamus Sabat (hilangnya sikap teguh pendirian)
Umat Islam mulai memperlihatkan mudah mengalami penyimpangan-penyimpangan dan perjalanan hidupnya karena disebabkan oleh :
1. termakan oleh rayuan-rayuan
2. terserang oleh intimidasi atau terror-terror.
Salah satu illutrasi hilangnya thsabat (keteguhan) ini adalah prinsif-prinsif hidup kaum muslimin tidak lagi dipegang hanya sering diucapkan tanpa dipraktikan. Sebagai contoh Islam mengajarkan kebersihan sebahagian dari Iman tetapi di negari-negeri kaum muslim keadaannya tidak bersih menjadi pemandangan pada umumnya.
- Adamut Dzikriyah (hilangnya semangat untuk mengingat Allah)
Dalam Islam lupa diri sebab utamanya ialah karena lupa kepad Allah. Umat Islam dzikirullah-nya lemah maka mereka kehilangan identiti mereka sendiri sebagai Al Muslimum. Sebagaimana Allah berfirman dalam Al-Quran surah Al Hasyr ayat 19:
"Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik".
- Adamus Sabr (hilangnya kesabaran)
Kesabaran merupakan salah satu pertolongan yang paling pokok bagi keberhasilan seorang muslim, sesuai firman Allah dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah 153:
"Hai orang-orang beriman mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar".
Kesabaran meliputi:
1. Ashabru bitha'at (sabar dalam ketaatan)
2. Ashabru indal mushibah (ketaatan ketika ditimpa musibah)
3. Ashabru anil ma'siat (sabar ketika menghadapi maksiat)
Sebagai umat Islam harus memiliki kesabaran ketiganya.
- Adamul Ikhlas (hilangnya makna ikhlas)
Ikhlas tidak selari dengan tulus. Tulus ertinya melakukan sesuatu tanpa perasaan terpaksa padahal boleh sahaja orang itu ikhlas walaupun ada perasaan terpaksa. Contohnya pada seseorang yang melakukan solat subuh yang baru sahaja jaga malam sehingga sangat terasa mengantuk tetapi karena solat adalah suatu kewajiban perintah Allah swt ia tetap mengerjakannya.
- Adamul Iltizam (hilangnya komitmen)
Dewasa ini kaum muslimin kebanyakan tidak istiqomah berkomitmen terhadap Islam bahkan tidak sepenuhnya sedar bahawa Islam harus menjadi pengikat utama dalam hidupnya sehingga mereka banyak menggunakan isme-isme yang lain.
Di petik dari: www.iluvislam.com (03/03/2010)
Oleh : Ust. M Ihsan Arliansyah Tanjung
editor: azzahra_solehah
Subscribe to:
Posts (Atom)